REVIEW: THE NATURE OF PSYCHOLOGY



REVIEW
THE NATURE OF PSYCHOLOGY ( SIFAT-SIFAT PSIKOLOGI )😎

Berbagai pertanyaan muncul dalam kehidupan kita, mulai dari persoalan mengapa seseorang bisa merasakan jatuh cinta antara satu sama lain, dan mengapa memori seseorang mengenai sesuatu yang bersifat pertama kali sangat sulit untuk dilupakan, dimanakah memori itu tersimpan dalam pikiran kita ?
Psikologi merupakan disiplin ilmu yang mengkaji pertanyaan-pertanyaan mengenai perilaku disertai pola pikir seseorang seperti contoh di atas dan masih banyak lagi. Istilah perilaku dapat diartikan sebagai tindakan atau tingkah laku dan tanggapan seseorang yang hal tersebut dapat kita amati secara langsung. Sedangakan, istilah pikiran berarti keadaan internal dan proses dalam diri seseorang seperti pola pikir dan perasaan yang tidak dapat kita lihat secara langsung, melainkan dapat disimpulkan melalui pengamatan dan berbagai argumen yang dapat diperhitungkan kebenarannya.
Karena kajian mengenai tingkah laku cukup rumit, maka studi ilmiah ini menjadi tantangan tersendiri. Sebab kita akan menjadi terbiasa mencari berbagai bukti karena lebih sering mengeksplor berbagai informasi mengenai disiplin ilmu psikologi untuk memvalidasi kesimpulan ilmiah dan akan membawa kita kepada kebiasaan berpikir secara kritis.
Kebiasaan berpikir kritis akan membuat kita untuk selalu berperan aktif dan berusaha memahami lingkungan sekitar. Berpikir kritis juga berarti mengevaluasi validitas suatu informasi yang telah kita dapat sebagai fakta. Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang memiliki keterkaitan dengan hampir setiap aspek dalam kehidupan. Sebagaimana penelitian psikologis akan sangat membantu kita untuk lebih mengenali diri. Hal tersebut akan sangat berguna sebagai alat untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan kehidupan manusia.

PSYCHOLOGY AS A BASIC AND APPLIED SCIENCE ( PSIKOLOGI SEBAGAI ILMU  DASAR DAN TERAPAN)😎

Ilmu pengetahuan melibatkan dua metode penilitian diantaranya adalah penelitian dasar dan penelitian terapan. Bagi psikolog, bentuk penelitian yang paling mendasar adalah meneliti bagaimana dan mengapa seseorang berperilaku, berpikir, dan merasakan apa yang mereka lakukan. Penelitian dasar dapat dilakukan di laboratorium atau pengaturan dunia nyata, dengan peserta manusia atau spesies lainnya. Psikolog yang mempelajari spesies lain biasanya mencoba untuk menemukan prinsip-prinsip yang pada akhirnya akan menjelaskan perilaku manusia, namun beberapa mempelajari perilaku hewan untuk dirinya sendiri. Dalam penelitian terapan, psikolog sering menggunakan pengetahuan ilmiah dasar untuk merancang, menerapkan, dan menilai program intervensi.
Dua contoh studi eksperimen dalam kerjasama dan kompetisi diantaranya adalah Robber’s cave study dan Jigsaw classroom. Studi Robber’s cave ini bertujuan untuk melemahkan konflik antar kelompok yang sedang berkompetisi dengan memperkenalkan tujuan yang yang lebih baik dan lebih terarah yang hanya bisa dicapai melalui kerja sama. Dengan memperkenalkan serangkaian gol superordinate akan dapat mengurangi permusuhan dan pertemanan akan berkembang di seluruh lini grup.
Studi eksperimen kelas jigsaw dikembangkan oleh Aronson dkk. Studi eksperimen ini memiliki tujuan superordinate  yang digunakan untuk mengurangi permusuhan di setting lain, yaitu dengan mendorong siswa untukbekerjasama serta saling mengajari materi yang harus dipersiapkan untuk ujian. Metode kelas jigsaw ini dapat mengurangi prasangka dan meningkatkan persahabatan antar kelompok etnis.
Teknik jigsaw dan program pembelajaran kooperatif lainnya telah dievaluasi di ratusan ruang kelas, dengan hasil yang menggembirakan. Anak-anak menyukai satu sama lain umumnya meningkat, prasangka menurun, dan harga diri dan prestasi sekolah meningkat. Program pembelajaran kooperatif menunjukkan bagaimana penelitian dasar, seperti percobaan gua Robber, memberikan landasan untuk merancang program intervensi. kita akan melihat banyak contoh lain tentang bagaimana penelitian dasar memberikan pengetahuan yang tidak hanya memuaskan keinginan kita untuk memahami dunia kita tetapi juga dapat diterapkan untuk memecahkan masalah praktis. 

 Referensi :
Passer, Michael W, dan Ronald E. Smith, Psychology The Science of Mind and Behaviour, fourth edition, New York:Mc Graw-Hill, 2008.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Singkat Psikologi di Indonesia

Teori Perkemangan Perspektif Environmentalisme dan Naturalisme

KALIJAGA INSTITUTE FOR JUSTICE (KIJ): LOKAKARYA PENGARUSUTAMAAN HAM BAGI HAKIM DAN STAF PENGADILAN AGAMA (PA) WATES, BANTUL, DAN KOTA